TPA Al Amin Terima Bantuan Berau Takwa

Baturunan, Ajak Pemuda Kembangkan Kegiatan Baksos
Juli 13, 2017
Berau Raih Baznas Award 2017
Agustus 28, 2017

????????????????????????????????????

Aplikasikan Gerakan Membumikan Alquran Sejak Dini

BIDUKBIDUK – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Berau, bantu pembangunan gedung Taman Pendidikan Alquran (TPA) Masjid Al Amin, unit 005, Kecamatan Bidukbiduk. Penyerahan bantuan senilai Rp 90 juta tersebut, diserahkan pada Sabtu (29/7) lalu.

Ketua Baznas Berau Radjudin Abdurachman menuturkan, pihaknya sangat mendukung program pendidikan keagamaan yang termasuk dalam kategori program Berau Takwa. Dalam penyerahan secara seremonial dana yang akan digunakan untuk pembebasan lahan itu, diharap dapat segera dimulai pembangunannya.

“Cukup menggembirakan, sebab kegiatan pengelolaan zakat UPZ (Unit Pengumpul Zakat) dan juga TPA Al Amin bisa berlangsung dengan baik. Kita lihat perkembangan ke depannya, apakah bisa dikembangkan juga sampai menjadi rumah pintar atau sejenisnya,” kata dia.

Dalam kesempatan sama, Sekretaris Camat Bidukbiduk Abdul Hakim, hadir dan mengapresiasi penyaluran bantuan bagi TPA tersebut.

Agil, pengurus TPA setempat mengaku, teringat apa yang disampaikan Bupati Berau Muharram beberapa waktu lalu dalam kesempatan halalbihalal. Kala itu, orang nomor satu di Berau mengimbau, minimal setiap kepala kampung agar membuat kebijakan yang bisa diingat sepanjang masa. Tak lain dan tidak bukan adalah membumikan Alquran.

“Oleh karena itu, malam ini kami sangat berterima kasih kepada Baznas Berau yang mendukung program kami. Yaitu membangun gedung TPA khusus di areal depan masjid. Dengan tentunya bantuan yang akan diberikan pemerintahan kampung dan perusahaan,” tutur dia.

Nantinya, di gedung tersebut diharap setidaknya bisa memiliki 4 ruang praktik dan sebuah perpustakaan. Sehingga bisa lebih menunjang kegiatan pembelajaran bagi santri didikannya.

Untuk diketahui, TPA di bawah bimbingannya tersebut sudah menggunakan kurikulum sesuai standar Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BPKRMI), dengan demikian sekira 56 peserta didik punya standar kompetensi yang harus dikejar. (humasbaznas)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *