Baznas Beri Penghargaan SKPD dan Perusahaan
Juli 2, 2015
Momen Iduladha, Baznas Kembali Berbagi
September 18, 2015

PENGHIMPUNAN: Suasana penerimaan zakat, infak dan sedekah (ZIS) yang dilangsungkan di kediaman Bupati Berau, 2 Juli 2015 lalu.

TANJUNG REDEB – Seperti tahun-tahun sebelumnya, Bupati Makmur HAPK memfasilitasi kegiatan penerimaan zakat, infak dan sedekah (ZIS) melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Berau. Kegiatan yang digelar di kediaman resmi bupati Berau, diikuti instansi pemerintah, perusahaan swasta maupun tokoh masyarakat lainnya Kamis, 2 Juli 2015.

Hanya sekali duduk saja, hasil pengumpulan ZIS saat itu cukup besar, yakni Rp 2,596 miliar. Penerimaan tersebut bersumber dari zakat para pejabat di lingkungan Pemkab Berau, tokoh masyarakat, dan beberapa perusahaan yang beroperasi di Bumi Batiwakkal – sebutan Kabupaten Berau.

Bupati Berau Makmur HAPK usai membayarkan zakat, memberikan apresiasi atas peran perusahaan swasta yang peduli dalam program zakat tersebut. Makmur mengaku salut dengan peran aktif perusahaan swasta yang mulai memahami peranan zakat dalam pemberdayaan masyarakat. Zakat yang disalurkan kepada masyarakat tidak mampu, menurut dia, bagian dari mempercepat program pengentasan kemiskinan.

“Bahkan dengan dukungan program Baznas, kini angka kemiskinan di Berau terus menurun. Saya atas nama pemerintah berterima kasih pada perusahaan-perusahaan yang telah berperan dalam pembayaran zakat ini, sangat pantas diapresiasi,” ungkapnya.

Makmur juga berharap semua perusahaan maupun lembaga yang ada di lingkungan Pemkab Berau dapat melakukan hal yang sama. Menurut dia tak perlu risau, sebab Baznas adalah badan pengelola zakat yang telah ditetapkan pemerintah berdasarkan undang-undang. Jadi, kelembagaan Baznas ini terus diperkuat. Terlebih, pengelolaan yang dilakukan Baznas selalu diaudit, sehingga zakat yang diserahkan melalui Baznas dipastikan terkelola dengan baik.

Sementara itu, Ketua Baznas Berau Radjuddin Abdurrahman berterima kasih terhadap peran perusahaan swasta maupun lembaga pemerintahan yang telah memercayai Baznas sebagai lembaga penyalur zakat.

“Zakat yang dihimpun ini nantinya akan disalurkan melalui berbagai program yang sudah ditetapkan. Seperti tahun lalu yang telah disalurkan untuk pembangunan Hidran Umum Air Minum yang menjadi kebutuhan masyarakat. Begitu juga melalui program-program lain,” katanya.

Sementara itu, penerimaan zakat di Berau diakuinya terus meningkat. Pada 2013 senilai Rp 4,3 miliar, meningkatkan pada 2014 menjadi Rp 4,7 miliar. Penyaluran zakat yang dilakukan melalui penyaluran konsumtif diberikan kepada 3.500 mustahik. Di samping itu, penyaluran produktif dilakukan melalui program zakat community development (ZCD), program beasiswa satu keluarga satu sarjana dan beberapa program lain. “Pada 2014 sudah disalurkan zakat, infak, dan sedekah senilai Rp 6,7 miliar yang berasal dari ZIS Berau, bantuan Baznas provinsi, dan Baznas pusat,” jelas Rajuddin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *