Bupati Resmikan Program ZCD Kampung Pegat Batumbuk

Ada PLTS untuk Operasional ZCD BMJ
Desember 29, 2017
Panen Raya Padi Organik di Labanan Jaya
Maret 12, 2018

Bupati Berau saat sedang mencicipi secangkir air bersih dari hasil program instalasi pengolahan air laut menjadi air bersih.

PULAU DERAWAN – Bupati membuka sekaligus meresmikan program zakat community development (ZCD) di Kampung Pegat Batumbuk, Kecamatan Pulau Derawan. Program ini merupakan inisiasi dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Berau bekerja sama dengan Baznas Kaltim, dalam pengembangan kampung nelayan menjadi kampung mandiri melalui pengolahan penjernihan air laut menjadi air bersih.

 

Hadir dalam kegiatan ini, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemkab Berau, Ketua Baznas Kaltim, Fachrul Ghazi, perwakilan Baznas RI serta masyarakat sekitar.

 

Ketua Baznas Kaltim, Fachrul Ghazi menjelaskan, program yang dilaksanakan ini merupakan bagian dalam peningkatan kualitas masyarakat kaum dhuafa yang menyangkut beberapa aspek seperti kesehatan dan ekonomi. Dengan program ini diharapkan membantu dalam mengembangkan perekonomian masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan. “Ini merupakan wujud real dalam pemanfaatan zakat, infaq dan sadakah,” ujarnya.

 

Ditambahkan Kabag PU Kanwil Kementerian Agama Kaltim, Abdul Hamid mengatakan, potensi zakat di Kaltim sangat besar dengan total mencapai Rp 12 triliun, namun saat ini baru terkumpul Rp 50 miliar. Ia berharap agar kedepan potensi ini bisa dimaksimalkan serta pengelolaannya dilakukan secara kreatif dan inovatif yang diaplikasikan dalam pemberdayaan kaum dhuafa. “Dengan adanya program ini akan membantu masyarakat sekitar, tidak lagi membeli air ke tempat yang jauh dan mahal,” katanya.

 

Sementara Perwakilan Baznas RI, Emi menyampaikan apreasiasi atas terselengaranya program tersebut. Dengan adanya program ini bisa membantu masyarakat dalam meningkmati zakat. “Khusus di Berau potensi zakat yang pengumpulan mencapai Rp 7,9 miliar. Dari angka tersebut, 80 persen harus tersalurkan sehingga dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat kaum dhuafa,” ungkapnya.

 

Hal yang sama disampaikan Bupati Muharram. Dimana menurutnya, dengan penambahan fasilitas ini sangat membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan dasar. Karena tidak hanya air bersih saja, namun program ini juga membantu dalam memenuhi listrik. “Solusi untuk mengatasi persoalan yang ada di kampung khususnya kampung nelayan,” tegasnya.

 

Menurutnya, kebutuhan dasar masyarakat harus menjadi prioritas yang akan dijalakan pemerintah daerah. Ia pun mengungkapkan bahwa masih banyak kampung yang mengalami persoalan ini. Dalam mengatasinya, camat dan kakam diminta untuk mendata kampung mana saja yang masih kekurangan kebutuhan dasar ini.

 

SUMBER: HUMAS PEMKAB BERAU
baca juga:
http://klikberau.com/berita-2893-bupati-muharram-launching-program-zcd-inisiasi-baznas-di-pulau-derawan.html
http://beritakaltim.co/2018/01/21/34908/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *