Baznas Beri Penghargaan SKPD dan Perusahaan

Baznas Berau Raih Dua Penghargaan
Mei 19, 2015
Sehari, ZIS Terhimpun Rp 2,5 Miliar
Juli 4, 2015

PENGHARGAAN: Baznas Berau beri penghargaan kepada beberapa SKPD dan perusahaan yang telah mendukung penghimpunan ZIS di lembaga yang dipimpin masing-masing. Sehingga otomatis mendukung program Baznas

TANJUNG REDEB – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Berau, memberikan penghargaan kepada beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan perusahaan di Kabupaten Berau yang telah berperan aktif dalam menghimpun zakat di lingkungan kerjanya.

Penghargaan yang diberikan pada Selasa, 30 Juni 20115 itu diterima Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Berau, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan, Dinas Perumahan dan Tata Ruang, serta Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan. Sementara itu, perusahaan peraih penghargaan diantaranya PT Berau Coal, PT Indo Pusaka Berau, PT Hutan Hijau Mas dan PT Hutan Sanggam Labanan Lestari (HSLL).

Bupati Berau Makmur HAPK dalam sambutannya memberikan selamat dan apresiasi kepada instansi pemerintah dan perusahaan penerima penghargaan Baznas. Penghargaan ini menurutnya bentuk motivasi dalam menunaikan zakat, terlebih program penghargaan ini dilakukan berjenjang mulai di tingkat nasional muapun provinsi dan kabupaten.

Ia kembali menekankan kepada SKPD di lingkungan Pemkab Berau terkait melaksanakan rukun Islam ini. Begitu juga dengan perusahaan yang memiliki tenaga kerja hingga puluhan ribu. Jika 80 persen di antara tenaga kerja tersebut adalah muslim dan manajemen perusahaan mengkoordinir pembayaran zakat setiap tahunnya, Makmur yakin dana yang dikelola Baznas untuk membantu masyarakat kurang mampu akan lebih besar lagi.

“Program Baznas ini sudah sangat baik dan bersinergi dengan program MDGs untuk penurunan angka kemiskinan,” ungkapnya.

Selain itu, acara yang juga dihadiri Ketua DPRD Berau, Syarifatul Syadiah dan Kepala Devisi Pendayagunaan Baznas Republik Indonesia, Faishal Qosim, sebagai narasumber, juga diadakan seminar dengan tema pendayagunaan zakat dalam pengentasan kemiskinan.

Makmur juga mendorong penguatan kelembagaan Baznas yang telah ditetapkan pemerintah dengan undang-undang. Menurutnya program zakat yang dilaksanakan melalui lembaga ini lebih memberikan dampak kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat kurang mampu. Karena tidak hanya memberikan bantuan, melalui peran Baznas juga memberikan pemahaman keagamaan kepada penerimanya. “Salah satu program Baznas adalah Zakat Community Development, ini sangat bagus dan harus didukung, kelembagaan baznas ini juga harus terus diperkuat,” ucapnya.

Sementara Ketua Baznas Berau, Rajuddin Abdurrahman dalam laporannya menyampaikan selain seminar zakat di tingkat kabupaten ini juga dilaksanakan sosialisasi di tingkat kecamatan, kelurahan dan kampung bekerja sama dengan Kementerian Agama Berau. Hasilnya penerimaan zakat terus meningkat. Dari tahun 2013 lalu sebesar Rp 4,3 miliar, meningkat pada tahun 2014 sebesar Rp 4,7 miliar. Penyaluran zakat dilakukan melalui penyaluran konsumtif kepada 3500 mustahik dan penyaluran produktif dengan program Zakat Community Development (ZCD), program beasiswa satu keluarga satu sarjana dan beberapa program lain.

“Di tahun 2014 sudah disalurkan zakat, infaq dan sadaqah sebesar Rp 6,7 miliar yang bersal dari ZIS kabupaten Berau, bantuan baznas provinsi dan baznas pusat,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *